Featured Post Today
print this page
Latest Post

Suara Orang Adzan di Masjid yang Sudah Di Tutup Pemerintah Inggris

Video sebuah masjid yang sudah resmi ditutup oleh pemerintah Inggris dan sudah tidak ada aktivitas didalamnya akan tetapi terdengar dari masjid tersebut suara azan setiap masuk waktu sholat. Subhaaanallah... 

Sungguh suatu keajaiban. Terlihat banyak wartawan yang meliput dan mengabadikan kejadian ini.Kejadian ini terjadi di London. 

Masjid ini telah diarahkan oleh pemerintah supaya semua aktivitasnya di hentikan dan masjid ini juga di tutup, tidak ada lagi supply electric dan di kawal rapi. Tapi dengan kuasa Allah SWT, setiap waktu sholat masih berkumandang azan walaupun sudah tidak ada sesiapapun muadzin yang melakukan adzan. 

Allah menunjukan kebesarannya..! 

Allahu Akbar Langsung saja lihat videonya. 


Di sini :

 

Sumber
0 komentar

Aku Mencintaimu Suamiku (Sebuah Kisah Mengharukan)

Selama tiga tahun, Fatimah memperdalam ilmu agama dan belajar mengaji pada seorang ulama besar.
Setelah ia keluar dari pondok pesantren, Fatimah tumbuh sebagai gadis cantik yang sholihah.

Ia pun kembali memasuki kehidupan di luar. Orang-orang memandangnya tak ubahnya seperti bunga MAWAR putih yang tumbuh diantara rumput ilalang.
cinta-karena-allah
Akhwatmuslimah.com

Semua lelaki memujanya, percampuran darah indonesia dan Tionghoa yang ada di dalam tubuhnya, membuat ia seperti sebuah lukisan klasik yang nyata dan hidup. Ia seperti bidadari.

Ulama ulama dari seberang pulau, seringkali datang melamar Fatimah. Bahkan tak jarang sahabat ayahnya mencoba melamar Fatimah untuk anaknya.

Tetapi ayah Fatimah yang memiliki hati yang teduh itu, menyerahkan sepenuhnya keputusan kepada anaknya. Tetapi Fatimah sebagai anak yang sholihah, Fatimah justru menyerahkan hal itu pada ayahnya, menurutnya ayahnya tahu yang terbaik baginya.

Fatimah sangat mengagumi ayahnya karena dia adalah lelaki pertama yang dikenal dalam hidupnya. Seorang lelaki yang bertanggung jawab, selalu tersenyum meski dalam keadaan marah sekali pun, ia adalah lelaki yang selalu mengutamakan ibadah kepada Allah. Bahkan Fatimah seringkali berucap” Jika Allah mendatangkan seseorang yang menemani hidup ku, biarlah ia seperti ayahku…”

Tanpa sepengetahuan Fatimah, ternyata sang ayah diam-diam telah menjodohkannya dengan anak seorang ulama terkenal yang merupakan sahabat baiknya.

Fatimah tak percaya saat ayahnya menyampaikan maksud perjodohan itu, karena ia tahu betul bagaimana akhlaknya pemuda itu, sang pemuda terkenal gemar sekali melakukan kemaksiatan, seperti : JUDI, MABUK-MABUKAN, begadang, bahkan sholatpun tak pernah ia lakukan … bahkan dikampungnya sang pemuda mendapat julukan THE GOD OF GAMBLERNaudzubillah.

Hari-hari ia lalui dengan bersujud pada ALLAH, ia memohon petunjuk pada Allah agar diberikan yang terbaik, ia yakin bahwa ALLAH akan membantunya, karena ia tak berani menolak tawaran dari ayahnya, meskipun pada saat itu seringkali di hantui mimpi-mimpi buruk, dan itu yang membuatnya resah dan gelisah yang membuat ia semakin bingung, karena ia punya prinsip “Tujuan hidup ku adalah membahagiakan ayahku apapun keputusannya bagaimana aku menolaknya???”

Akhirnya, ia memutuskan untuk menerimanya, dan hari yang dikhawatirkannya itu tiba juga. Dan ia sempat pingsan saat hari pernikahan itu, ia tidak percaya bahwa akad itu telah terjadi.

Namun keresahan itu juga terjadi pada Ikhsan (nama sang pemuda tersebut) saat akad nikah, dadanya bergetar hebat. Ia tak kuasa memandang pesona yang dimilki Fatimah “ Benarkah aku layak menjadi suaminya?? Fatimah terlalu baik untuk ku !! Sedangkan aku ?? tak ada satupun yg bisa aku banggakan dariku !! aku peminum !! aku penjudi !! apakah ini NYATA ????

Ditengah malam, tanpa sepengetahuan Fatimah dia melakukan sesuatu yang tak pernah ia lakukan, yaitu SHOLAT !! dalam sholatnya ia bersujud panjang dan bersyukur tak habisnya atas karunia yg telah diberikan Allah meski maksiat kerap kali dilakukannya, dalam sujud panjangnya dia selalu berdoa “Ya Allah, kasihanilah aku, ampunilah aku, bantulah aku… Ya Allah apakah betul Zamrud biru nan indah itu (fatimah) untukku??”

Waktu berlalu dengan DO’A dan KESUNGGUHANnya, sehingga hari- hari berganti dengan sebuah perubahan yang dahsyat, kini Ikhsan telah berubah ia telah meninggalkan kebiasaan buruknya itu. Gadis nan indah itu telah merubah pandangannya tentang hidup hingga ia mampu meninggalkannya.

Hingga pada suatu malam Fatimah menyaksikan peristiwa yang menggetarkan jiwanya .. . Saat itu Fatimah bangun malam hendak melaksanakan sholat Tahajjud, namun saat ia memakai mukena ia mendengar suara orang yang mengendap-endap di ruangan tamu, saat ia intip dari kamarnya ternyata sang suaminya hendak meninggalkan rumah, Fatimah tak berani mencegahnya ia hanya mampu mengintip, namun pikirannya mulai berpikir yang tak baik tentang suaminya, ia khawatir suaminya kembali ke kebiasaannya yang buruk dulu hingga ia berani keluar malam lagi.

Ketika suaminya sudah mulai menjauh akhirnya ia mengikutinya dari belakang, ternyata sang suami masuk ke sebuah masjid.

“Ya Allah aku bersyukur pada MU telah engkau karuniakan seorang perempuan yang cantik, baik dan shalihah … setiap hari ia berbakti kepada ku, menyiapkan segalanya untuku, mencucikan bajuku, memasak untuku, menimba air untukku, membacakan kalam Mu untuk menyadarkanku dari khilafku pada MU …
Tetapi hamba belum menyentuhnya, ya ALLAH, hamba tak pantas melakukan itu semua. Dan aku tau itu membuatnya terluka …

Hidupku terlalu pekat oleh dosa-dosa padaMU dimasa lalu. Tetapi engkau memberikan hadiah yang sangat besar untuk hidup ku … Kehadiran Fatimah disampingku adalah karunia terbesar dari MU untukku …

.. Maka dari itu ya ALLAH, agar Fatimah tetap bersemi INDAH, bercahaya setiap waktu, damai dalam munajatnya kepadaMU setiap waktu .. Aku mohon ya Allah, siapkan seorang suami yang setara dengannya. Dan Engkau pasti tak mau melukai hambaMU Fatimah dengan membuatnya tersiksa bersuamikan hamba … Kabulkanlah ya ALLAH..”

Mendengar itu, Fatimah bergetar hebat ia menangis dan bersujud di depan pintu masjid. ‘Akulah yang berdosa, akulah yang berdosa, aku telah menyimpan pikiran buruk bagi hambaMU yang mulia, yang telah KAU tunjuk menjadi suamiku .. Ampunilah hamba ya Allah .., Bisikan kedalam hati lelaki itu, bahwa aku mohon maaf, dan betapa aku mengagumi dan mencintainya. Ya Allah izinkanlah ia menjadi suami ku selama-lamanya ..

Isak tangis yang ditahannya sejak tadi kini meledaknya. Memecah keheningan, sambil menangis ia merangkak menghampiri suaminya.

Ikhsan terperangah “apakah Fatimah mendengar doaku??” pikirnya, dan kini ia semakin tak dapat menggerakkan seluruh sendinya, karena Fatimah telah berada dihadapannya, dan memeluk erat tubuhnya. Ia tak percaya, sungguh tak percaya!!

Tangannya bergetar, saat pertama kalinya membelai kepala istrinya, hati dan matanya-pun kini semakin basah.

“Kakak, jangan tinggalkan Fatimah !! mengapa kakak berniat seperti itu?? Aku adalah istrimu kak, selamanya tetap menjadi istrimu !! jangan berpikir seperti itu, tersendat suaranya menahan isakan tangis.
“kumohon jadilah suami !! Kumohon maafkanlah aku selama ini, telah berfikir buruk padamu. Aku mencintaimu kak”

Perlahan-lahan Ikhsan memeluk dengan lembut istrinya dengan segenap cinta, dan dengan lirih ia berucap, ”Ya Allah, Engkau datangkan lagi karunia yang BESAR untuk hambaMu ini,..alhamdulillah”

(di kutip dari buku “Bunda, aku kembali” karya “Lalu Mohammad Zaenuddin” hal 59,)
0 komentar

"Kalau Kamu Masuk Islam, Lebih Baik Mama Mati"

Menjadi seorang mualaf menjadi kenyamanan tersendiri untuk wanita cantik pemilik nama Isya Jeeperson ini. Walaupun menerima cacian dan pemberontakan dari keluarga besar, hati Isya tetap mantap mualaf.
Kalau Kamu Masuk Islam, Lebih Baik Mama Mati
Isya Jeepersen (Dream.co.id/Kusmiyati)
Menjadi seorang mualaf menjadi kenyamanan tersendiri untuk si cantik pemilik nama Isya Jeeperson ini. Sejak September 2010, wanita kelahiran Medan, 25 Maret 1992 ini berkomitmen memeluk agama Islam karena ketertarikannya dengan dunia muslim.
"Ini bisa dibilang hidayah. Aku sangat tertarik dengan bahasa Arab dan semua yang diajarkan dalam agama Islam," kata anak ketiga dari tiga bersaudara ini kepada Dream.co.id saat ditemui di apartemennya kawasan Kasablanka, Jakarta Selatan. 
Dukungan lingkungan yang mayoritas muslim juga membuat Isya makin mantap menjadi mualaf. Juga semakin banyak tahu bagaimana Islam itu. "Sekitar bulan sembilan empat tahun lalu alhamdulillah aku resmi muslim," ujar dia.

Wanita yang lahir dengan nama Marisa Cris Hari Sartika ini mengaku, butuh perjuangan ekstra menjelaskan ke keluarganya di Medan. Penjelasan tentang keputusannya pindah agama.
Mulanya masih diam-diam. "Soalnya mama aku bilang kalau aku masuk Islam lebih baik mama mati. Aku takut nantinya mama marah, jadi stroke," kata Isya. 
Apalagi saat ini tinggal mama seorang. Kekhawatiran dan ketakutan Isya pun dikalahkan dengan rasa yakin dan hati yang mantap untuk mengatakan kejujuran di depan keluarga besarnya.
"Mama nangis, diam dan masuk kamar. Tidak sedikit juga keluarga yang berontak supaya aku pindah agama lagi. Tapi walaupun menerima caci-maki aku tetap kuat karena hatiku sudah yakin dan nyaman memeluk Islam," ujar wanita yang disibukan dengan aktivitas di dunia tarik suara ini.

Mantan model majalan remaja ini mengaku, berkat bantuan Allah dan kegigihannya mendalami Islam, keluarga pun berbalik mendukung. Ibarat pepatah sekeras apapun batu karang akan tergerus sedikit demi sedikit dengan air.

"Aku percaya kalau Allah akan kasih jalan. Aku semakin yakin dan terus belajar banyak tanya dengan sesama muslim dan guru spiritualku. Nyari-nyari pengetahuan tentang Islam itu lebih detail lagi. Alhamdulillah sekarang mereka mendukung sekali karena lihat aku serius," ungkap pemain film Azrax ini.

Isya menambahkan dukungan yang diberikan dari keluarga membuatnya semakin mantap menjalani kehidupan sebagai mualaf.
"Mama cuma pesan harus serius dan yakin dengan keputusan yang diambil jangan sampai agama jadi permainan. Aku makin yakin menjadi mualaf. Bismillah Allah selalu bersamaku," kata Isya.

Anak dari pasangan almarhum Irian Bakti dan Rosani Ginting ini berharap menjadi pribadi yang lebih baik dan menjadi kebanggaan orang-orang di sekitarnya.

"Bismillah semoga bisa selalu istiqomah. Semua kebaikan yang diberikan Allah aku berusaha selalu mensyukurinya dengan terus mengingatnya di setiap kondisiku. Karena Allah yang membuatku yakin menjalani hidup," harap Isya. (Ism)

Sumber
0 komentar

Apa Yang Terjadi Pada Tubuh Kita di Kuburan

tengkorak di kubur Apa Yang Terjadi Pada Tubuh Kita di Kuburan  


SESUNGGUHNYA mayit di dalam kubur, akan melewati beberapa fase perubahan, dan inilah fase-fase sejak malam pertama masuk ke kuburan hingga 25 tahun setelahnya.

Malam Pertama

Di kuburan pembusukan dimulai pada daerah perut dan kemaluan. Subhanallah, perut dan kemaluan adalah dua hal terpenting yang anak cucu Adam ini saling bergulat dan menjaganya di dunia. Dua hajat, yang karenanya Allah azza wa jalla membuat manusia merugi di dunia akan membusuk pada malam pertamanya di kuburan. Setelah itu, mulailah jasad berubah warna menjadi hijau kehitaman. Setelah berbagai make up, dan alat-alat kecantikan membuatnya memiliki ragam pesona, nanti tubuh manusia hanya akan memiliki satu warna saja.

Malam Kedua
Di kuburan, mulailah anggota-anggota tubuh membusuk seperti: limpa, hati, paru-paru dan lambung.

Hari Ketiga
Di kuburan, mulailah anggota-anggota tubuh itu mengeluatkan bau busuk tidak sedap.

Seminggu Setelahnya
Wajah mulai tampak membengkak, dua mata, kedua lisan dan pipi.

Setelah 10 hari
Tetap terjadi pembusukan pada kali ini pada anggota-anggota tubuh tersebut, perut, lambung, limpa..

Setelah 2 Minggu
Rambut mulai rontok

Setelah 15 Hari
Lalat hijau mulai bisa mencium bau busuk dari jarak 5 km, dan ulat-ulat pun mulai menutupi seluruh tubuhnya

Setelah 6 Bulan
Yang tersisa hanya rangka tulang saja.

Setelah 25 Tahun
Rangka tubuh ini akan berubah menjadi semacam biji, dan di dalam biji tersebut, kita akan menemukan satu tulang yang sangat kecil disebut ‘ajbudz dzanab (tulang ekor). Dari tulang inilah kita akan dibangkitkan oleh Allah azza wa jalla pada hari kiamat.
Inilah tubuh yang selama ini kita jaga. Inilah tubuh yang kita berbuat maksiat kepada Allah dengannya. Oleh karena itulah, jangan biarkan umur kita melewati jasad ini sia-sia, karena dia akan mendapatkan apa yang telah disebutkan. (AR/Dr.Zuhair Rabih (Anggota Haiah I’jazul Ilmi, Makkah al-Mukarromah)/


Sumber: Majalah Qiblati Edisi 06, Tahun V, 03-1431H/03-2010M, Hal.46-47]
0 komentar

Menikahlah Sebelum Terlambat

Jodoh, kematian dan rezeki adalah rahasia Allah yang tak bisa ditebak atau prediksi oleh siapa pun makhluk-Nya di bumi ini. Jangankan hanya sekelas dukun, paranormal, mentalis atau profesi sejenis lainnya, Rasulullah Saw sendiri dan para Nabi sebelumnya sama sekali tak diberi bocoran oleh Allah Swt tentang hal ini.

Di antara hikmah dirahasiakannya ketiga hal itu adalah agar seluruh umat manusia senantiasa bersemangat di dalam mengupayakannya.

Agar bersegera dalam bekerja secara keras, cerdas dan ikhlas. Sebab dengan kaya, akan banyak amalan yang bisa dieksekusi. Apalagi dalam Islam, amat banyak ibadah yang hanya bisa dilakukan jika pelakunya kaya, dan tak bisa dilakukan oleh umat yang keadaannya sebaliknya; miskin.

Kematian dirahasiakan jadwalnya agar insan yang hidup selalu istiqamah dalam kebaikan. Sebab tak tahu, kapan nyawanya akan dipanggil. Bisa dibayangkan, jika seseorang mengetahui jadwal kematiannya, tentu akan banyak ketimpangan yang terjadi dan ketakutan massal sebab sakit yang amat sangat ketika dicabut nyawanya oleh sang Izrail.

Pun dengan jodoh. Dirahasiakan (dengan siapa, bagaimana dan kapannya) agar manusia selalu beramal kebaikan, memperbaiki diri dan melayakkannya, serta berupaya semaksimal mungkin dalam mengikhtiari jodoh. Karena, meski jodoh tak akan tertukar, ia tak serta merta diturunkan dari langit ke tujuh. Siapa benar dan sungguh-sungguh mengupayakannya, maka Allah Swt pun akan mendatangkannya sesuai dengan kebenaran dan kesungguhan upayanya itu.

Sejatinya, jodoh tak cocok dikaitkan dengan kata terlambat. Karena semua yang terjadi atau luput di muka bumi ini, ada dalam kendali Kuasa Allah Swt. Semua pastilah memiliki hikmah yang banyak, di balik kejadian ataupun luputnya sesuatu. 

Maka, yang dimaksud adalah menyegerakan prosesnya. Baik segera dalam mempersiapkan diri, bersegera dalam mengikhtiarkannya, juga tak berlama-lama ketika peluang sudah ada di depan mata.

Pasalnya, amat sangat banyak penundaan terkait jodoh yang akibatnya fatal. Meskipun, lagi-lagi, hal itu juga termasuk dari bentuk Mahakuasanya Allah Swt.

Bukankah sudah amat banyak kisah, dimana seorang akhwat menolak lamaran yang datang pertama kali hanya karena dalih masih belajar, kemudian jodoh tak kunjung datang padanya?

Bukankah penolakan yang pertama, bisa menjadi pintu bagi penolakan kedua, ketiga dan seterusnya?

Bukankah menolak bermakna menunda pelaksanaan ibadah menikah yang terdapat banyak kebaikan di dalamnya?

Bukankah ikhwan yang lelet, berdalih bersiap diri tapi tak kunjung baik, kemudian banyak alasan, lalu dirinya tak kunjung menikah sebab pilah-pilih dan plin-plan?

Bukankah orang tua yang banyak mau, terlalu hitang-hitung, banyak pertimbangan, menjadi salah satu andil utama bagi terhambatnya pernikahan sang buah hati?

Maka, teringatlah kisah seorang rekan. Jodohnya tak kunjung datang, sebab amat banyak kriteria yang menjadi pertimbangan diri dan orang tuanya.

Ada di antara mereka yang menolak seorang calon istri, hanya karena kulitnya kurang putih, tingginya kurang semampai, rambutnya kurang lurus, panjang dan berkilau.

Sebagian lainnya menolak sang calon mantu setelah melihat foto yang disodorkan oleh buah hati. Serta merta, orang yang diharapkan jadi calon mertua itu justru berkata, “Jangan dengan yang ini, kurang cantik. Terlalu pendek juga.”

Ada pula yang menolak dengan alasan adat. Tak sesuai dengan hitung-hitungan versi leluhurnya. Misalnya, anak ke sekian tak boleh menikah dengan anak ke sekian; bisa terkena “laknat” leluhur. Yang lain; wanita suku A tidak boleh menikah dengan lelaki dari suku C. Karena, dalihnya, sang wanita akan lebih dominan sehingga rumah tangga bisa berantakan. Dan masih banyak lagi dalih-dalih lainnya.

Padahal, jauh-jauh hari, sejak empat belas abad yang lalu, Rasulullah Saw yang mulia itu sudah mewasiatkan dengan amat baik dan masyhur di antara kita. Nikahilah wanita karena paras, keturunan dan harta. Tapi, pilihlah yang paling baik agamanya. Karena hanya dengan baiknya agama itu, sebuah keluarga akan bahagia-barakah, sakinah-mawaddah dan penuh rahmah.

Semoga Allah Swt melindungi kita dari sekian banyaknya syubhat penunda pernikahan. Sekali lagi, tak ada kata terlambat. Yang terpenting adalah segera mengeksekusinya ketika peluang itu datang. Karena peluang, tak mungkin datang dua kali.

Bersegera juga menjadi sebuah semangat. Karena ajal, bisa datang seketika.

Harapannya, kita tak meninggal dalam keadaan membujang. Karena amat banyak “kerugian” yang diperoleh jika mengulur-menunda sehingga tak bersegera. Di samping itu, ketika anda mati dalam keadaan membujang -sebagaimana berlaku pada beberapa suku di negeri ini- di tempat pemakaman anda akan diikat seekor ayam -yang berlainan jenis kelaminnya- yang diasumsikan sebagai pasangan hidup anda di alam kubur.

Mau? Saya tidak, dech!
 
Sumber 
0 komentar

Doa dari Sebuah Hati

Aku tau
aku paham
aku mengerti
aku maklum

Waktu masih panjang
cerita banyak bergulir
indah dan suram
Silih berganti
tak selalu padu benar
Inilah cinta kita
Wujud sebuah pendewasaan
untuk saling mengenal
memahami
dan 
mengerti
tanpa curiga
sakit hati
atau dendam
sumber:Google
Riak hati dan pikiran bak lagu
merdu dan terkadang fals
Semua menyatu dalam raga bernyawa
Rasa cemburu kadang menjadikan irama yang lain

Inilah sebagai tanda bahwa semua ada yang mengatur-Nya
Skenarionya,Dia yang Maha Tahu
Aku hanya menjalani 
dengan penuh doa
beserta harapan
Kesabaran
keikhlasan
ketulusan
agar semua hambatan dan cobaan
bisa dilalui

Satu saja aku pinta
jangan pisahkan pikiranmu
terhadap diriku
Biar lubuk rindu tetap ada
dan bersemi indah sepanjang waktu kita
Karena kelak
kan dijadikan album di kehidupan kita

Aku percaya padamu
Aku yakin padamu
Tak ada ragu sedikitpun
Nilai moral dan Kemuliaanmu-lah
di atas segala-galanya
  
Sumber : Google

Selalulah mencintaiku dan menyayangiku
begitu pula aku
pun sangat mencintaimu
lebih dari apa yang kau pikirkan
dan kau duga

Aku disini masih tetap manis
menyimpan cintamu dihatiku
Aku tak kemana-mana, dan
tak pernah untuk kemana-mana!!! 
Juga tak pernah untuk berniat pergi
atau bahkan hanya sekedar untuk main-main!!!

Kucintai dirimu apa adanya
Kumenyayangimu apa adanya
Telah kubuktikan semua itu
Sebagai niat luhur yang sudah terlisankan

Aku disini menunggumu dengan setia
menunggu masa tiba
seperti yang dijanjikan

Ya Allah Ya Rabbi,,,
Perkenankan kami
berlabuh dalam naungan suci pernikahan
ijabahlah doa-doa kami
untuk menunaikan sunnahMu
Jadikanlah kami pasangan suami isteri 
yang sakinah, mawaddah warrahmah

Aamiin!!!


*Teruntuk NAZP yang selalu kurindu dan kusayangi  ~ I LOVE YOU
0 komentar

Bahaya Berbohong bagi Kesehatan

Jantung (netsains.net)
Islam melarang umatnya berbohong. Rasulullah memastikan bahwa seorang mukmin tidak mungkin pembohong. Bahkan sebaliknya, gemar berbohong adalah sifat orang-orang munafik.

Seperti disebutkan dalam hadits, bahaya berbohong sangatlah besar. Ia mengantarkan pelakunya ke neraka.




وَإِنَّ الْكَذِبَ يَهْدِى إِلَى الْفُجُورِ ، وَإِنَّ الْفُجُورَ يَهْدِى إِلَى النَّارِ ، وَإِنَّ الرَّجُلَ لَيَكْذِبُ ، حَتَّى يُكْتَبَ عِنْدَ اللَّهِ كَذَّابًا

“Dan sesungguhnya kebohongan itu mengantarkan membawa kepada kekufuran. Dan sesungguhnya kekufuran itu menyeret ke neraka. Dan sesungguhnya seseorang yang berdusta akan dicatat Allah sebagai pendusta” (HR. Bukhari dan Muslim)

Sementara di dunia, bahaya bohong ternyata juga besar. Bohong tidak hanya membuat orang lain tidak mempercayainya, tetapi juga dapat berakibat fatal bagi kesehatan dirinya sendiri.

Berikut ini bahaya berbohong bagi kesehatan seperti dikutip dari buku Ayat-ayat Sehat karya Yuga Pramita:
Pada saat berbohong, seseorang sejatinya sedang melawan apa-apa yang sebenarnya harus disampaikan. Jangan heran jika dalam kondisi demikian, terjadi konflik batin yang tak mustahil membuat jiwa seseorang tertekan.

Dr. Dr. Ari F. Syam, Sp.PD-kGEH, MMB, FINASIM, FACP., spesialis penyakit dalam FK-UI dan RSCM mengatakan, tekanan jiwa (setelah melakukan kebohongan) akan menyebabkan gangguan jiwa (neurosis), baik depresi, ansietis, maupun gangguan fisik akibat kejiwaan berupa penyakit psikomatik. Psikomatik adalah penyakit fisik yang didasari oleh penyakit psikis.

Sementara menurut Saudra Dalton-Smith M.D.,penulis Set Free to Live Free, berbohong dapat meningkatkan hormon stres yang bisa mengakibatkan degup jantung dan tarikan napas meningkat, pencernaan melemah, serta saraf dan otot menjadi sangat sensitif.

Sekali dua kali hal ini mungkin tidak berpengaruh serius. Akan tetapi, jika sering terjadi-lantaran pengaruh peningkatan tekanan darah setiap kali melakukan pembohongan- situasi ini dapat memicu tercetusnya beragam penyakit gawat seperti jantung koroner, stroke dan gagal jantung kongestif.

Demikianlah. Segala hal yang dilarang syariat Islam selalu membahayakan manusia. Dan sering kali, bahayanya mengancam banyak aspek. Seperti berbohong ini, ia bukan hanya berbahaya secara sosial tetapi juga membahayakan kesehatan pelakunya sendiri. [IK/bersamadakwah]
 
 

0 komentar
 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2011. Ide, Inspirasi dan Nasihat - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger